Langsung ke konten utama

Keanekaragaman Hayati Indonesia

Keanekaragaman hayati merupakan sebuah kesatuan makhluk yang utuh dan berperan sebagai indikator suatu ekosistem dalam sistem ekologi sebagai sarana untuk mengetahui adanya perubahan suatu spesies. Keanekaragaman hayati juga menunjukkan kekayaan spesies serta kompleksitas suatu ekosistem yang berpengaruh pada komunitas organisme, perkembangan dan stabilitasnya.

Indonesia sebagai salah satu negara yang terkenal dengan sebutan Megabiodiversity yang berarti banyak keanekaragaman hayati yang hidup dinegara ini. Flora dan fauna dengan berbagai macam spesies dengan iklim tropisnya menjadi habitat yang cocok untuk tumbuh dan berkembangbiak.

sumber : IDN Time SUMUT

1. Pengertian Keanekaragaman Hayati
Keanekaragaman hayati adalah kekayaan atau bentuk kehidupan di bumi, baik tumbuhan, hewan, mikroorganisme, genetika yang dikandungnya maupun ekosistem serta proses ekologi yang dibangun menjadi lingkungan hidup. 

2. Tingkatan Keanekaragaman Hayati
Secara garis besar biodiversitas ini dibagi menjadi tiga tingkat yaitu keanekaragaman tingkat gen, keanekaragaman tingkat spesies dan keanekaragaman ekosistem.

2.1 Keaneakaragaman Hayati tingkat gen

Sumber: About Agriculture

Biodiversitas pada gen menyebabkan terjadinya variasi antar individu dalam satu spesies. salah satu contoh adanya perbedaan pada tingkat gen ini yaitu adanya perbedaan pada varietas padi (Oriza sativa) contohnya varietas IR-64, Ciherang, Ciliwung, Cimelati, dan Cianjur.

Biodiversitas ini terlahir karena adanya variasi gen yang berbeda pada setiap individu sejenis. gen itu sendiri merupakan materi dalam kromosom makhluk hidup yang mengendalikan sifat organisme serta menyebabkan adanya suatu variasi yang nampak atau Fenotipe dan variasi yang tidak nampak atau genonip. susunan gen setiap makhluk hidup akan berbeda karena gen merupakan hasil dari campuran gen betina dan gen jantan dalam proses perkawinan.

2.2 Keanekaragaman Hayati tingkat Spesies
Keanekaragaman tingkat spesies sangat mudah diamati karena perbedaannya sangat mencolok, contohnya kucing, anjing, harimau dan singa merupakan kerabat dekat dengan morfologi yang hampir sama.
Sumber: Pinter pandai.com

2.3 Keanekaragaman tingkat ekosistem
Setiap makhluk hidup pasti berinteraksi dengan lingkungannya, baik lingkungan dengan komponen biotik maupuk komponen abiotik. contohnya yaitu adanya hubungan antara tumbuhan dan hewan yang membutuhkan cahaya matahari. tumbuhan membutuhkan cahaya matahari untuk proses fotosintesis, sedangkan hewan membutuhkan cahaya matahari untuk menghangatkan tubuhnya.

sumber: Ekosistem.co.id

Jenis ekosistem terbagi menjadi 2 yaitu ekosistem buatan dan ekosistem alami. adapun ekosistem buatan contohnya waduk. sedangkan ekosistem alami sebagai berikut:'

1. Ekosistem Lumut
2. Ekosistem Hutan Hujan Tropis
3. Ekosistem padang rumput
4. Ekosistem Padang Pasir
5. Ekosistem Pantai

Referensi:

Pratiwi D A, Maryati S, Srikini, Suharno, Bambang S. 2006. Biologi. Jakarta (ID): Penerbit Erlangga.

Kuswanda W P, Mudiana, Ginting J. 2009. Potensi dan Strategi Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Taman Nasional Batang Gadis [internet] [http://bpk-aeknauli.org/] diakses 3 April 2009.

Pahlewi R B. 2017. Keanekaragaman Jenis Kupu-Kupu (Lepidoptera) di Tiga Kondisi Habitat di Resort Cangkringan Taman Nasional Gunung Merapi [skripsi]. Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Rahayu G A. 2016. Keanekaragaman dan Peranan Fungsional Serangga pada Area Reklamasi di Berau, Kalimantan Timur [magister]. Sekolah Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.

Komentar